NAMA : Maslahatul Umah
KELAS : 2A
NIM : D97215096
MATKUL : Filsafat Pendidikan Islam
DOSEN : Dra. Arabiyah
YS, MA
1.
Pengertian
filsafat menurut Harun Nasution adalah berfikir menurut tata
tertib (logika) dan bebas (tidak terikat tradisi, agama atau dogma) dan dengan
sedalam dalamnya sehingga sampai ke dasar-dasar (radix: akar) persoalan.[1]
Adapun menurut Sidi Gazalba, adalah berfikir secara
mendalam, sistematik, radikal, dan universal dalam rangka cari kebenaran, inti
atau hakikat mengenai segala sesuatu yang ada. [2]
2.
Pengertian
filsafat menurut saya adalah sebuah pemikiran untuk mencari kebenaran mengenai
segala sesuatu yang ada, mempunyai rasa keingintahuan dan kebenaran apa yang
terjadi pada suatu persoalan.
3.
Pengertian
Pendidikan menurut Soegarda
Poerbakawaca, adalah segala usaha dan perbuatan dari generasi tua untuk
mengalihkan pengalamannya, pengetahuannya, percakapannya, serta keterampilannya
kepada generasi muda untuk melakukan fungsi hidupnya. Adapula menurut M.J,
longeveled adalah usaha, pengaruh, perlindungan dan bantuan yang
di berikan kepada anak agar tertuju kepada kedewasaannya, at adalaj bimbingan
ataau lebih tepatnya membantu anak agar cukup melaksanakan tugas hidupnya
sendiri. [3]
Adapun definisi pendidikan yang disandarkan pada makna dan aspek serta ruang
lingkupnya, dapat dilihat dari definisi yang dikemukaan oleh Ahmad D, Marimba,
“Pendidikan adalah bimbingan atau pimpinan secara sadar oleh pendidik terhadap
perkembangan jasmani dan rohani peserta
didik menuju terbentuknya kepribadiaan utama.” Adapun menurut Ali Asraf,
pendidikan adalah suatu upaya melatih perasaan murid-murid sehingga dalam
sikap, tindakan, keputusan, atau pendekatan mereka terhadap segala jenis
pengetahuan dipengaruhi sekali oleh oleh nilai spiritual dan sangat sadar akan
nilai etika.[4]
4.
Pengertian
pendidikan menurut saya adalah sebuah proses kedewasaan yang berawal dari
ketidak tahuan menjadi sebuah keingintahuan dan timbullah sebuah pertanyaan
yang ingin di mengerti dan dipahami.
5.
Pengertian
filsafat pendidikan menurut jhon Dewey
adalah suatu pembentukan kemampuan
dasar yang fundamental, baik yang menyangkut daya pikir (intelektual) maupun
daya perasaan (emosional), menuju tabiat nasional.[5]
6.
Pengertian
filsafat pendidikan menurut saya adalah sebuah cara kedewasaan yang bermula
dari pemikiran orang lain dan mulai menyelidiki maksud dari pemikiran orang
lain.
7.
Pengertian
Filsafat pendidikan islam menurut Muzayyin Arifin, filsafat
pendidikan islam pada hakikatnya adalah konsep berpikir tentang kependidikan
yang bersumberkan atau berlandaskan ajaran-ajaran agama islam tentang hakikat
kemampuan manusia untuk dapat dibina dan dikembangkan serta dibimbing menjadi
manusia muslimyang seluruh pribadinya dijiwai oleh ajaran islam. Adapula
menurut Omar Muhammad Al-Taomy Al-Syaibani ialah pelaksanaan
pandangan filsafat dari kaidah filsafat dalam bidang pendidikan yang didasarkan
pada ajaran islam, beliau mengatakan supaya filsafat pendidikan islam itu dapat
memperoleh faedah,tujuan-tujuan dan fungsi-fungsi yang diharapkan dan di
imdamkan, filsafat itu harus diambil dari berbagai sumber.[6]
8.
Pengertian
filsafat pendidikan islam menurut saya adalah kajian secara filosofis mengenai
berbagai masalah yang terdapat dalam kegiatan pendidikan yang didasarkan pada
al quran dan al hadist ysng lebih di prioritaskan, ketimbang para ahli
filosofi.
DAFTAR PUSTAKA
Tim Review MKD
2015 UIN SUNAN AMPEL SURABAYA.2015. Pengantar Filsafat. surabaya: UIN SA
Press
Nata, Abuddin MA.
2005. filsafat pendidikan islam. Jakarta Selatan: Gaya Media Pertama
http://duniabaca.com/definisi-pendidikan.html
(diakses tgl 6 maret 2016 pukul 5:15)
Gandhi, teguh
wangsa. 2011. filsafat Pendidika. Jogjakarta: AR-RUZZ MEDIA
http://nasrudinII.blogspot.co.id/2014/II/pengertian-filsafat-pendidikan-oleh.html?m=I
(diakses tgl 6 maret 2016 pukul 6:58)
[1] Tim
Review MKD 2015 UIN SUNAN AMPEL SURABAYA, Pengantar Filsafat, (surabaya:
UIN SA Press, 2015), hlm,8.
[2]
Prof. Dr. H. Abuddin Nata, MA, filsafat pendidikan islam, (Jakarta
Selatan: Gaya Media Pertama, 2005), hlm.3.
[3] http://duniabaca.com/definisi-pendidikan.html
(diakses tgl 6 maret 2016 pukul 5:15)
[4] Teguh
Wangsa Gandhi, filsafat Pendidika,( Jogjakarta: AR-RUZZ MEDIA, 2011),
hlm, 62-63.
[5] http://nasrudinII.blogspot.co.id/2014/II/pengertian-filsafat-pendidikan-oleh.html?m=I
(diakses tgl 6 maret 2016 pukul 6:58)
[6] Ibid,
hlm, 14-15,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar